makan

Hindari Gerakan Berlebih Saat Makan, Jika Tidak Ini Resiko Yang Anda Dapatkan

Selain untuk menjaga kesehatan, makan juga sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan. Namun, beberapa dari kita belum makan dengan cara yang baik. Pasti banyak diantara klaian yang terbiasa bergerak dan berbicara sambil makan. Iya bukan? Nah, ini merupakan suatu kebiasaan yang sangat buruk. Hal ini tak hanya mengurangi rasa makanan namun juga dapat berbahaya bagi kesehatan kita.

Bergerak ketika sedang makan, dapat menyebabkan beberapa penyakit pencernaan dan membuat Anda merasa lesu. Jadi, tidak hanya penting untuk makan dengan sehat tapi juga penting untuk menjaga kebiasaan makan yang tepat dan benar. Bergerak atau melakukan aktivitas saat makan kebanyakan terlihat di antara individu yang bekerja di kantor.

Berikut beberapa konsekuensi yang dapat ditimbulkan saat bergerak sambil makan:

1.Meningkatkan Keasaman perut

Saat kita makan sesuatu, tenggorokan akan melewatkan makanan ke perut untuk dicerna. Ini adalah proses yang ketat dengan setiap gigitan yang Anda ambil. Jika Anda terus bergerak sambil makan, proses pencernaan bisa terganggu. Akibatnya, Anda bisa mengalami mulas dan mual karena keasaman lambung yang meningkat.

2. Berakibat Gangguan pada pencernaan

Gangguan pencernaan adalah masalah umum yang dihadapi saat Anda makan dalam perjalanan atau pun ketika bergerak. Ini karena partikel makanan tidak dipecah dengan benar dan tetap berada di usus. Hal ini akan mengakibatkan tubuh terasa lesu, keasaman perut, gangguan pencernaan, dan banyak masalah lainnya. Karena itulah Anda disarankan untuk duduk tenang saat makan.

3. Perut Kembung

Gangguan pencernaan sering menyebabkan perut kembung disertai dengan muntah, mual dan sembelit. Jadi, jika Anda terlambat bekerja dan berpikir untuk meraih sebutir apel saat bepergian, maka berhati-hatilah karena sepanjang sisa perut Anda akan membuat Anda menderita banyak.

4. Peningkatan aktivitas kandung kemih

Hal ini terlihat pada orang yang sering minum kopi atau teh sambil berjalan dan bercakap-cakap atau saat mengemudi. Mungkin terlihat sehat untuk mengemudi dan menghirup kopi tapi juga induksi aktivitas kandung kemih meningkat. Dorongan untuk buang air kecil meningkat akibat kafein. Selain itu juga bisa menyebabkan keasaman dan perut kembung.

5. Mual

Jika anda sudah sering mengalami mual, maka bisa jadi ini karena anda sering bergerak saat makan. Makanan yang dikonsumsi dirancang untuk menghasilkan energi dan meningkatkan fungsi tubuh. Tapi jika perut tidak diberi istirahat yang cukup maka bisa menimbulkan masalah kesehatan yang merugikan.

Mual akan terlihat jelas jika seseorang minum susu hangat atau susu kocok dengan tergesa-gesa sehingga membutuhkan waktu agar tubuh mencerna dan memecahnya. Jika tubuh terlibat dalam beberapa kegiatan lain maka tidak dapat sepenuhnya berkonsentrasi pada makanan dan akibatnya akan menimbulkan perasaan mual.

6. Pembentukan Gas

Pembentukan gas adalah masalah umum yang terkait dengan gangguan pencernaan dan kembung. Hal itu bisa membuat Anda merasa tidak nyaman dan lesu. Dalam kasus yang merugikan, pembentukan gas menyebabkan nyeri dada parah dan bahkan stroke ringan. Jadi, jika Anda suka minuman berkarbonasi dan kafein saat bepergian, maka masalah ini akan timbul dan dapat mesuka kesehatan anda.

7. Makan Lebih Banyak

Hal lain yang paling penting dari makan sambil bergerak adalah cenderung makan lebih banyak. Mengapa demikian? Itu karena Anda gagal melacak tingkat nafsu makan dan terus mengunyah makanan saat terlibat dalam percakapan. Hal ini pasti akan menyebabkan perut kembung karena makan berlebih dan menambahkan ekstra lemak ke lingkar pinggang anda.

Kegiatan yang tidak boleh dilakuan setelah makan

Masih sama dengan dengan permasalahan yang ada diatas, tanpa kita sadari ternyata banyak aktivitas yang seringkali kita lakukan setelah makan yang justru dapat berdampak buruk bagi kesehatan kita. Lalu aktivitas apa saja yang harus dihindari setelah makan?

Berikut hal yang tidak boleh kamu lakukan setelah selesai makan :

1. Olahraga

Aktivitas fisik yang berat dan mengharuskan tubuh untuk banyak bergerak seperti berolahraga, termasuk salah satu kegiatan yang seharusnya tidak dilakukan setelah makan. Berolahraga setelah makan akan mengganggu sistem pencernaan dan membuat perut kamu menjadi kembung, yang pada akhirnya akan memicu timbulnya kram pada perut. Jika ingin melakukan kegiatan olahraga, sebaiknya tunggu selama 15-30 menit setelah kamu selesai makan agar makanan sudah selesai dicerna, sehingga tidak akan mengganggu proses pencernaan.

2. Merokok

Seperti yang telah diketahui, merokok merupakan salah satu kebiasaan yang tidak sehat karena bisa merusak kesehatan paru-paru, jantung, bahkan bisa menyebabkan kanker. Namun efek buruknya bagi kesehatan akan lebih berbahaya jika rokok dikonsumsi setelah makan. Bahkan sejumlah penelitian membukti bahwa menghisap satu batang rokok setelah makan sama dengan menghisap rokok sebanyak 10 batang. Dengan begitu, dampak bahayanya terhadap kesehatan pun akan meningkat 10 kali lebih tinggi

3. Minum teh

Teh menjadi salah satu minuman yang sering diminum setelah selesai makan. Namun ternyata hal tersebut justru dapat mempengaruh buruk terhadap kesehatan sistem pencernaan kita. Kok bisa? Hal tersebut karena teh memiliki kandungan asam yang sangat tinggi. Asam tersebut dapat meningkatkan kandungan protein pada makanan yang kita makan jadi meningkat, sehingga tubuh akan lebih sulit untuk mencernanya. Selain itu, teh juga dapat menyerap kandungan zat besi pada makanan hingga 80 persen sehingga membuat zat besi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh menjadi berkurang. Jika ingin menikmati teh, tunggulah saru jam setelah waktu makan atau campur teh dengan air yang lebih banyak.

4. Tidur

Rasa ngantuk memang seringkali datang setelah makan, apalagi makan dengan porsi terlalu banyak. Namun kamu harus bisa menahan godaan untuk tidur setelah makan. Hal tersebut karena langsung tidur setelah makan dapat mengganggu pencernaan dan membuat perut menjadi kembung karena makanan tidak dicerna dengan sempurna. Selain itu, tidur setelah makan juga dapat menimbulkan kerusakan pada organ pencernaan seperti infeksi pada lambung dan usus, jika terus dilakukan dalam jangka panjang.

5. Mengendurkan ikat pinggang

Membesarnya ukuran perut setelah makan merupakan hal yang wajar dan seringkali membuat kita merasa begah. Tidak heran jika banyak orang yang seringkali mengendurkan ikat pinggangnya setelah makan, terutama setelah menyantap makanan dalam porsi besar. Namun ternyata hal yang sepele seperti mengendurkan ikat pinggang setelah makan juga bisa mengganggu kerja sistem pencernaan. Hal tersebut akan membuat usus menjadi terbelit sehingga sistem pencernaan menjadi terhambat.

6. Minum air Es

Air es yang dingin tentunya akan sangat menyegarkan jika diminum setelah menyantap makanan, terutama makanan yang panas dan pedas. Namun dibalik kesegarannya, air es ternyata dapat mengggangu sistem pencernaan makanan. Air es yang dingin akan membekukan makanan terutama makanan berlemak.

Lemak yang membeku tersebut akan tertimbun di dalam usus dan mengakibatkan penyempitan saluran-saluran pencernaan, yang akhirnya akan menimbulkan kegemukan dan kembung pada perut. Oleh karena itu, sebaiknya ganti air es yang biasa kamu konsumsi setelah makan dengan air hangat, terutama saat mengkonsumsi makanan berlemak.

Ada baiknya anda meluangkan waktu sejenak untuk tenang ketika saat makan. Ada harus selalu memperhatikan hal ini, karena tida semua hal bisa dilakukan sambil melakukan suatu kegiatan lain. Kebanyakan orang makan asal makan tanpa memperdulikan efeknnya, adapun cara Makan yang baik dan benar, seperti Diabetes, bagaimana dan kapan anda makan, juga dapat mempengaruhi kesehatan anda.

Dengan memperbaiki kebiasaan makan anda dapat memaksimalkan pembakaran lemak dan memperbaiki hari anda. Tentu saja, apa yang kita makan dan bagaimana kita memakannya akan berdampak bagi kesehatan kita. Semoga artikel ini bermanfaat bagi anda yang mau mengikuti tips diatas ya.