android oreo

“Android Oreo”, Aplikasi Terbaru Android Yang Bisa Cek Kecepatan Wi-Fi Sebelum Login

Kabar terbaru kali ini datang dari Android. Untuk anda pengguna android, tidak perlu khawatir lagi. Kini sistem android sudah semakin canggih dan terdepan. Dan baru-baru ini, mereka juga telah membuat inofasi baru yang bernama Android Oreo. Untuk mengetahui lebih dalam lagi mengenai sistem yang satu ini, yuk lihat ulasan lengkapnya disini.

Android resmi menyematkan fitur baru pada Android Oreo (Android 8.1). Fitur baru ini memungkinkan ponsel pintar yang menggunakan Android 8.1 dapat menunjukkan kecepatan konektivitas sebuah jaringan layanan internet Wi-Fi sebelum menghubungkan gawai dengan jaringan. Fitur anyar tersebut diumumkan kemarin (22/1) melalui akun Twitter resmi @Android.

Menurut Google, perbedaan antara internet Very Fast dengan Fast adalah, dengan internet Very Fast, pengguna bisa streaming video berkualitas tinggi. Sementara internet Fast bisa memutar video-video berkualitas biasa. Fitur tersebut akan tampil sebelum Anda menghubungkannya ke smartphone. Artinya, Anda bisa mengetahui dan memilih Wi-Fi mana yang memiliki konektivitas tercepat untuk berlenggang di sosial media.

Beberapa kategori kecepatan akan tercantum mulai dari sangat cepat, cepat, baik dan buruk. Standar dalam kategori disini ditentukan berdasarkan kecepatan jaringan saat digunakan untuk mengakses video. Hal itu berarti, Anda akan menikmati akses video yang lancar ketika menggunakan Wi-Fi dengan kategori kecepatan yang cepat dan sangat cepat. Perbedaannya hanya dari segi kualitas gambar saja.

Website atau streaming musik sendiri akan dengan lancar dinikmati ketika Anda menggunakan jaringan dengan kategori “baik”. Sementara untuk terakhir hanya cukup untuk melakukan panggilan maupun berkirim pesan. Dan aplikasi ini sudah banyak diincar oleh semua smartphone, baik itu Samsung maupun Xiaomi.

Sejauh ini, kebanyakan gerai kopi yang menghadirkan Wi-Fi gratis menyediakan internet di level OK yang cukup baik untuk browsing internet, mengakses media sosial, hingga streaming layanan musik. Meski bisa mendeteksi kecepatan internet Wi-Fi publik, fitur ini tidak bisa mendeteksi kecepatan jaringan Wi-Fi pribadi yang dipasangi password oleh pemilik.

Berbagai fitur dari Android Oreo

* Performa

Google menjanjikan Android Oreo dua kali lebih cepat dalam proses booting. Selain itu Android Oreo akan meminimalkan aktivitas di latar belakang pada aplikasi yang jarang digunakan.

* Autofill

Fitur ini sebelumnya ada di Chrome. Sekarang Google menghadirkannya ke aplikasi Android. Contohnya, jika Chrome sudah menyimpan password Twitter atau Facebook, autofill password akan secara otomatis mengisinya saat akan log-in ke media sosial. Jadi tidak perlu repot mengetik password.

* Picture in Picture

Mode Picture memungkinkan pengguna membuka aplikasi lain, sambil tetap menonton YouTube atau Netflix. Misalnya, ketika menonton YouTube, tap tombol Home dan video akan muncul di jendela kecil. Jadi kita bisa bernavigasi ke aplikasi lain tanpa harus meninggalkan YouTube.

* Notification Dots

Notification Dots adalah titik kecil yang akan muncul di atas ikon aplikasi. Titik ini hanya akan muncul ketika kita memiliki notifikasi yang belum dibaca. Tap dan tahan titik ini, dan akan muncul quick preview berbentuk seperti speech bubbles.

* Android Install App

Pengguna dapat menjalankan aplikasi baru langsung dari browser, tidak perlu menginstalasinya.

* Smart Text Selection

Fungsi yang memudahkan copy paste jadi lebih mudah dengan mengaplikasikan on device machine learning. Misalnya, ketika kita melihat tulisan sebuah alamat, pengguna tak perlu lagi menyalinnya dengan mem-blok kata per kata. Google akan mengenali frasa dan konteks tulisan tersebut dan langsung membloknya kata per kata untuk di-copy dan paste. Smart Text Selection juga akan menyarankan maps pada tulisan alamat atau menyarankan akses telepon saat melihat deretan nomor telepon.

* Keamanan

Google menjanjikan keamanan yang lebih baik. Ada Google Play Protect yang terus mengamankan perangkat dari aplikasi yang tidak sesuai dengan memindai lebih dari 50 aplikasi tiap harinya yang bahkan belum pengguna instal sebelumnya.

* Hemat

Google menjanjikan konsumsi baterai lebih hemat meski perangkat sering digunakan untuk berkomunikasi, bermain, bekerja dan streaming hiburan.

* Emoji Baru

Sejumlah emoji baru pun akan dibawa oleh Android Oreo guna memberi style baru dalam sosial media dengan sistem Android. Dengan adanya fitur ini, tentu akan dapat mempermudah proses internet malalui Wi-Fi. Dan penggunan lebih dimanjakan dengan adanya aplikasi ini. Jadi siapa yang tertarik ingin menggunakannya?

Kategori kecepatan jaringan Wi-Fi, menurut Android Oreo yaitu :

Menurut aplikasi ini, ada beberapa kategori kecepatan yang dimiliki jaringan Wi-Fi yang dianggap baik dan tidak menyulitkan pengguna yang menggunakannya, berikut kategorinya :

  • Jaringan yang lambat (slow) yang hanya memungkinkan pengguna untuk membuat panggilan telepon dan mengirim pesan singkat (SMS). Hal ini disebabkan jaringan Wi-Fi hanya memiliki kecepatan 0 hingga 1 megabyte per detik (Mbps).
  • OK yang memiliki kecepatan jaringan internet sebesar 1 hingga 5 Mbps. Di kategori ini, pengguna Android Oreo dapat membuka situs web melalui browser, membuka media sosial serta mendengarkan musik melalui layanan streaming.
  • Kategori fast yang memungkinkan pengguna untuk menonton video melalui layanan streaming, sebab dalam kategori ini Wi-Fi harus berada dalam kecepatan 5 hingga 20 Mbps.
  • Jaringan Wi-Fi yang memiliki kapasitas lebih dari 20 Mbps yakni Very Fast. Dengan kapasitas tersebut, pengguna Wi-Fi dapat menonton video dengan kualitas tinggi atau high definition (HD).

Seperti dilaporkan Android Central, fitur analisis kecepatan Wi-Fi ini dikabarkan hanya berlaku bagi koneksi Wi-Fi yang tidak memerlukan kata sandi (password).

Fitur tersebut juga dapat dinonaktifkan melalui menu pengaturan lalu ke bagian jaringan dan internet. Pengguna dapat memilih opsi Wi-Fi lalu ke preferensi Wi-Fi, kemudian pilih tingkat lanjut lalu ke operator pemeringkat jaringan dan klik pilihan tidak ada.

TechCrunch melaporkan Google sebagai developer telah memperkenalkan fitur tersebut sejak Desember lalu. Meski jumlah gawai yang mendukung fitur ini masih terbatas, namun pengguna gawai keluaran Google seperti seri Pixel dan Nexus sudah dapat menikmati fitur tersebut.

Sekilas info yang bisa kami bagikan untuk anda, semoga saja dapat membantu dan bermanfaat bagi anda.